Plt. Bupati Nganjuk Hadiri Acara Pembinaan Kelembagaan Desa Se-Kecamatan Gondang

Berita271 Dilihat

Gondang, JendelaDesa.com- Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas semua lini di Kecamatan Gondang dan terkhusus semua komponen Lembaga Keagamaan, Pemerintahan Kecamatan Gondang menggelar acara” Pembinaan Kelembagaan Desa Se – Kecamatan Gondang” yang bertempat di Yayasan Ponpes Al Karim Desa Senggowar (03/12/2022).

Acara dalam rangka ” Pembinaan Kelembagaan Desa Se – Kecamatan Gondang, yang bertempat Di Ponpes Al Karim Desa Senggowar, dihadiri Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto, Kepala Dinas Kesehatan Samsul Huda, Camat Gondang Darmantono, Kades Senggowar, Kapolsek juga Danramil, beserta para Tokoh – Tokok Agama, Banser, Pengurus Masjid juga dari Fatayat Muslimat dan Lintas Agama.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan bahwa hari ini semua komponen Lembaga Organisasi Keagamaan berkumpul di sini, sehingga kita kepingin Nganjuk tetap aman, tentram dan kondusif, dan Nganjuk milik kita bersama, mari kita bangun bersama – sama, dengan slogan ” Nganjuk Bangkit” ujar Kang Marhaen sapaan Plt. Bupati Nganjuk.

Lebih lanjut Kang Marhaen juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga mengembangkan bidang yaitu Bidang Keagamaan, dan juga menghimbau kepada segenap masyarakat bahwa covid masih ada, maka dari itu, bagi yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksin ” himbaunya.

Sedangkan selaku Camat Gondang Darmantono menjelaskan, Hari ini adalah melakukan kegiatan Peningkatan Kapasitas di semua lini masyarakat di seluruh Kecamatan Gondang yang dihadiri dari Tokoh – Tokoh Agama, Pengurus Masjid, Banser, Fatayat Muslimat maupun Lintas Agama.

“Ini bertujuan agar kita memahami bagaimana Nganjuk ke depan dengan program – program pembangunan yang dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan, dan kita ingin menyatukan Ulama dan Umaroh” harap Camat Gondang.

“Dan kegiatan ini kita laksanakan selama 3 kali, termasuk juga kegiatan dari semua Pemerintahan Desa, karena kita ingin menjaga keseimbangan Pemerintah Daerah yang sudah mensuport bantuan dan kegiatan dan memberikan kontribusi, dan penerima bantuan bisa memahami ” pungkasnya.

(gik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *