Pesan Kang Marhaen Untuk Gen Z Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Berita, Olahraga1053 Dilihat

Nganjuk, JendelaDesa.Com – Peringati hari pendidikan nasional 2 Mei 2023, dinas pendidikan kabupaten Nganjuk gelar kagiatan junjung sportivitas semarakkan merdeka belajar. Kegiatan ini meliputi lomba cerdas cermat  tingkat SMP/Madrasah dan lomba bola volly untuk tingkat sekolah dasar. Bertempat di pendopo KRT Soesro koesomo dan lapangan alun-alun Nganjuk. Rabu, 09 Mei 2023.

Kegiatan yang berlangsung baik di pendopo dan di lapangan alun-alun Nganjuk disambut meriah oleh para siswa-siswi peserta lomba. Mereka sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan lomba karena sejak masa pandemi kegiatan semacam ini tidak bisa diselenggarakan. Hal ini juga menjadikan alun-alun sebagai ikon Nganjuk kembali hidup.

Kegiatan tersebut dihadiri bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, kepala dinas pendidikan Nganjuk Dr.Sopingi, S.Sos M.Pd, seluruh kepala sekolah SD-SMP beserta guru pembimbing olahraga di kabupaten Nganjuk, hadir juga OPD Nganjuk, serta seluruh peserta lomba kegiatan.

Ditemui usai acara, bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, Kegiatan hari ini membuka beberapa pertandingan dari serangkaian memperingati hari pendidikan nasional. Hari ini pembukaan lomba bola volly, dilanjut lomba catur dan diharapkan pendidikan di Nganjuk lebih berkualitas dan Nganjuk bisa bangkit karena ini penting demi mencetak generasi SDM yang unggul.

Lebih lanjut bupati mengatakan “Tadi sudah saya sampaikan kepada siswa-siswi peserta lomba bola volly bahwasannya akan ada seleksi disetiap kecamatan lalu dipilih beberapa pemain yang unggul untuk bergabung di satu team yang nantinya akan menjadi pemain inti ditingkat kabupaten.”

Diketahui hari pendidikan nasional dicetuskan oleh tokoh besar bangsa, yakni Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan pendiri Taman Siswa. Ajarannya yang terkenal ialah Tut wuri handayani, ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa tut wuri handayani. artinya: di depan memberi contoh teladan, di tengah memberi pengayoman, di belakang memberi dorongan.

la meninggal dunia pada tanggal 28 April 1959 di Yogyakarta dan dimakamkan di sana. Hari lahir Ki Hajar Dewantara, tanggal 2 Mei, itulah mengapa hari lahirnya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *