Nganjuk Punya Gawe, Kang Marhaen; Ini Adalah Cita-cita Kami, Bagaimana Menyatukan Keluarga

Berita364 Dilihat

Nganjuk, JendelaDesa.com- Pertama kali diadakan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, yang bermula dari cita – cita seorang Pemimpin yang ada di Kabupaten Nganjuk saat ini, ” Bagaimana Bisa Menyatukan Sebuah Keluarga “, dan pada hari ini Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mewujudkan cita – cita itu, mengadakan acara Nikah Masal yang di laksanakan di Pendopo KRT Sosro Koesoemo ” Nganjuk Mantu Gedhen ” dengan hiburan Wayang Kulit di Gelar di Alun – Alun Kota Nganjuk ( 16/9/2023).

Acara Akbar di Nganjuk Nikah Masal ” Mantu Gedhen ” yang di gelar di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk, ini diikuti 48 orang pasangan calon manten dari seluruh Kabupaten Nganjuk, yang dihadiri semua Kepala OPD, juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, hadir juga perwakilan Kapolres beserta Komandan Kodim Nganjuk, Ketua Pengadilan, Kajari, Camat juga keluarga dari pasangan Nikah Masal.

Dalam kesempatannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan bahwa, ini adalah cita – cita kami dari awal, yaitu bagaimana kita menyatukan sebuah keluarga, dan saya yakin ini nantinya bisa diteruskan setiap tahunnya, yaitu nikah masal, Nganjuk duwe gawe mantu geden “.

” Ini adalah sebuah ide untuk masyarakat kecil, sehingga masyarakat kecil bisa merasakan resepsi di pendopo, dan acara seperti ini baru kali ini, karena acara ini sudah banyak yang mendukung, utamanya adalah dari Kemenag, dan acara ini adalah gotong – royong dan ini adalah non APBD, sehingga protokol ayok semuanya bergotong – royong, ini adalah kehebatan orang – orang Nganjuk, tatkala kita ajak untuk melakukan kebaikan, semuanya ikut secara gotong – royong, sehingga acara seperti ini akan ringan ” ujar Kang Marhaen Bupati Nganjuk.

Lebih lanjut disampikan Kang Marhaen, dengan mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada semua pasangan – pasangan yang pada hari ini di nikahkan, ” Semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah, dan semoga di beri momongan, anak yang soleh dan solehah ” harapnya.

” Dan saya mohon maaf apabila kurang berkenan, terutama kepada pasangan manten, bila mana ada yang kurang berkenan di hati semuanya, sekali lagi saya minta maaf ” pungkasnya.

Tah hanya itu, dalam acara Nikah Masal ” Nganjuk Mantu Geden “, juga diberi penghargaan berupa piagam dan piala serta sejumlah uang, bagi perias dan pasangan manten, dengan katagori perias terbaik dan pasangan manten terbaik.

( gik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *