Tabur Bunga dan Doa Bersama Warnai Syukuran di Makam Pahlawan Buruh Marsinah

Nganjuk, JendelaDesa.com– Suasana khidmat menyelimuti kegiatan syukuran yang digelar di makam Marsinah pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa perjuangan almarhumah sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia.

Acara tersebut diinisiasi oleh perwakilan Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Kabupaten Nganjuk, yang mengundang berbagai unsur mulai dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga awak media.

Kegiatan diawali dengan prosesi tabur bunga di makam, yang berlangsung dengan penuh khidmat. Para peserta tampak mengikuti rangkaian acara dengan tertib sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak pekerja.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dengan harapan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.

Drs. Gunawan Widagdo, M.Si., Plt Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, mewakili Bupati Nganjuk dalam sambutannya menyampaikan bahwa inspirasi Marsinah menjadi salah satu pemantik cita-cita daerah untuk mengembangkan kawasan industri di Nganjuk.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan Monumen Marsinah yang berdiri di tepi jalan raya di atas tanah milik pemerintah daerah dan dibangun bersama Pemkab serta pihak kepolisian.

“Monumen ini ke depan diharapkan bisa menjadi rest area yang juga menggerakkan potensi UMKM di sekitarnya. Jadi selain sebagai simbol sejarah, juga bisa menjadi ruang tumbuh ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga membuka peluang pengembangan fasilitas umum berbasis UMKM di sekitar kawasan tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal yang terinspirasi dari perjuangan Marsinah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KSBI Nganjuk, Kelik, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai keadilan sosial. Ia juga menyatakan kesiapan pihak serikat buruh untuk ikut membantu pemerintah daerah dan aparat dalam persiapan penyambutan kunjungan Presiden melalui kegiatan kerja bakti dan gotong royong bersama.

“Kami dari serikat buruh sepakat untuk ikut membantu pemerintah daerah dan aparat dalam persiapan penyambutan kunjungan Bapak Presiden. Nanti kami akan bergotong royong bersama, melakukan kerja bakti bersama-sama agar semua persiapan berjalan dengan baik,” ujar Kelik, Ketua KSBI Nganjuk.

Selain itu, penempatan kembali patung Marsinah di area makam turut menjadi bagian dari upaya menjaga simbol sejarah agar tetap terawat dan dapat dikenang oleh masyarakat luas. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen berbagai pihak dalam menghargai sejarah serta menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.(Lifa)