Latja Siswa Bintara Brimob Polri Dimulai di Polres Nganjuk, Cetak Bhayangkara Muda

Nganjuk, JendelaDesa.com- Semangat pembentukan generasi Bhayangkara muda mewarnai Lapangan Apel Polres Nganjuk saat kegiatan Latihan Kerja (Latja) Siswa Bintara Polri kemampuan Brimob Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka, Senin (27/4/2026).

Para siswa Bintara Polri Resimen Satria Wicaksana Laghawa akan melaksanakan latihan kerja di jajaran Polres Nganjuk selama dua pekan, mulai 24 April hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan secara langsung kepada para siswa dalam memahami tugas kepolisian, pelayanan masyarakat, hingga penerapan kedisiplinan sebagai calon Bhayangkara.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan, Latja merupakan tahapan penting dalam pembentukan karakter, mental dan profesionalisme siswa sebelum nantinya terjun sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.

“Latihan kerja ini memang singkat, namun menjadi momentum yang sangat penting bagi para siswa untuk belajar langsung tentang dinamika tugas kepolisian di lapangan. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin serta hindari segala bentuk pelanggaran,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel Polres Nganjuk agar memberikan contoh terbaik selama para siswa menjalani latihan kerja, baik dalam etika, kedisiplinan maupun pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Para siswa ini adalah generasi penerus Korps Bhayangkara. Karena itu seluruh anggota wajib menunjukkan wajah Polri yang profesional, humanis dan presisi agar menjadi pembelajaran positif bagi mereka,” imbuhnya.

Melalui latihan kerja tersebut, para siswa diharapkan mampu memahami pola kerja satuan fungsi, tata cara penanganan tugas kepolisian, hingga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sebagai bekal saat nantinya resmi bertugas.

Polres Nganjuk berkomitmen menjadikan kegiatan Latja ini sebagai sarana pembinaan yang efektif untuk mencetak anggota Polri muda yang tangguh, disiplin, berintegritas serta siap menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan. (acha)

Kesembilan personel yang menerima penghargaan yakni Aiptu Samsul Huda selaku Kanit Reskrim Polsek Ngronggot, Aiptu Yudha Kustantiyo Banit Intelkam Polsek Ngronggot, Aipda Afsoh Amali anggota Polsek Ngronggot, Aipda Sunaryo, S.H., M.H. anggota Satreskrim, Aipda Heri Purwoko anggota Polsek Ngronggot, Bripka Putra Okvan Jaya, S.H. anggota Satreskrim, Brigadir Wendy Dimas Tri Andika, S.M. anggota Satreskrim, Briptu Ilham Wibisono anggota Satreskrim, serta Bripda M. Farid Zaki Mubarok anggota Satreskrim.

Mereka dinilai berhasil menunjukkan kerja cepat, solid dan profesional dalam mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 03.20 WIB di wilayah Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/3/III/2026/SPKT/Polsek Ngronggot/Polres Nganjuk/Polda Jawa Timur.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kerja keras personel yang mampu memberikan kepastian hukum secara cepat kepada masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah bukti bahwa dedikasi, loyalitas dan disiplin anggota dalam bertugas akan selalu mendapat perhatian pimpinan. Pengungkapan cepat kasus ini tidak hanya mewujudkan kepastian hukum, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ungkap AKBP Suria Miftah Irawan.

Ia menambahkan, reward yang diberikan pimpinan diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota untuk terus berprestasi, meningkatkan kemampuan penyelidikan dan penyidikan, serta membangun soliditas antar fungsi dalam setiap penanganan perkara.

“Pimpinan ingin budaya kerja cepat, tepat dan profesional seperti ini terus tumbuh. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk berlomba menghadirkan pelayanan dan penegakan hukum terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Penghargaan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polres Nganjuk dalam membangun sistem pembinaan personel berbasis prestasi, di mana setiap dedikasi dan keberhasilan anggota diberikan apresiasi secara terbuka sebagai contoh positif bagi personel lainnya.

Diharapkan melalui pemberian penghargaan ini, semangat profesionalisme dan respons cepat dalam menangani setiap laporan masyarakat semakin meningkat demi terwujudnya Polri yang Presisi dan dipercaya masyarakat. (acha)