
Nganjuk, JendelaDesa.com – Ratusan warga Desa Marhopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menggeruduk kantor desa setempat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kerusakan jalan di Dusun Sembung yang telah berlangsung selama lima tahun tanpa perbaikan.
Dalam aksi tersebut, warga menuntut pemerintah segera memperbaiki jalan rusak yang menjadi akses utama kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus jalur yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah. Kondisi jalan yang rusak dinilai sangat mengganggu aktivitas warga dan membahayakan pengguna jalan.
Selain menyoroti kerusakan jalan, warga juga meminta agar Kepala Dusun Sembung dapat berdomisili di wilayah dusun setempat. Hal itu dinilai penting agar berbagai persoalan masyarakat lebih mudah dikoordinasikan dan pelayanan kepada warga bisa berjalan maksimal.
Warga juga mendesak agar Poliklinik Desa kembali diaktifkan karena keberadaannya dianggap penting sebagai penunjang layanan kesehatan masyarakat di desa tersebut.
Tokoh masyarakat, Nur Hasyim, menegaskan apabila tuntutan warga tidak segera dipenuhi, pihaknya mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kami mungkin akan melakukan aksi seperti ini yang lebih besar lagi kalau janji-janjinya tidak segera dilaksanakan,” tegasnya.
Untuk meredam situasi, sejumlah perwakilan warga kemudian diajak berdialog di ruang pertemuan kantor desa bersama perangkat desa dan pihak terkait.
Dari hasil dialog tersebut, disepakati adanya surat pernyataan dari Kepala Dusun Sembung yang berisi permohonan maaf atas kelalaiannya selama ini serta komitmen untuk berdomisili di Dusun Sembung.
Sementara itu, Kepala Desa Marhopatut, Sholikin, menjelaskan bahwa jalan yang dikeluhkan warga merupakan jalan milik pemerintah kabupaten. Meski demikian, pihak desa mengaku telah mengajukan perbaikan kepada pemerintah daerah dan dijanjikan akan segera dilakukan perbaikan.
“Jadi kalau jalan yang di Marhopatut itu yang kepunyaan Kabupaten, terus itu juga ada dua tempat. Nah kemarin ini sudah dirapatkan di Kecamatan dengan PU soal 9 Desa, salah satunya ya Marhopatut ini katanya nanti dapat bantuan jalan dari PU. Tapi masalah kapannya juga kita nggak tau,” Ujar Sholikin.
