
Blitar, JendelaDesa.com – Langkah yang diambil presiden Prabowo Subianto menggeser posisi Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang digantikan Nanik Sudaryati Deyang, menurut Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar, keputusan mengganti kepala Badan Gizi Nasional dipastikan didasarkan dengan pertimbangan evaluasi kinerja.Kepada JendelaDesa.com, anggota DPRD Kota Blitar menyampaikan apresiasi serta dukungannya kepada Nanik Sudaryati Deyang sebagai pimpinan Badan Gizi Nasional dengan melihat kapabilitasnya.
Diungkapkan Tan Ngi Hing, program nasional makan bergizi gratis sebuah kebijakan strategis pemerintah, yang berorientasi menyediakan dan memberikan makanan bergizi secara gratis dengan tujuan memperbaiki kualitas sumber daya manusia terutama anak – anak, merupakan garda terdepan untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing tinggi.
” kami mendukung apa yang diputuskan oleh bapak presiden, karena saya optimis dengan kredibilitas yang dimilikinya ibu Nanik S Deyang sebagai ketua BGN. Nantinya secara nasional semua SPPG atau dapur MBG akan mengikuti langkah – langkah terbaik pimpinan yang baru.Harapan kami dengan pergantian ketua BGN, semua dapur MBG di seluruh Indonesia bisa memberikan makanan berkualitas yang terbaik untuk anak – anak bangsa, sesuai dengan misi BGN sebagai garda terdepan dalam mengatasi masalah gizi buruk dengan inovasi demi terwujudnya generasi emas yang berkualitas, cerdas, sehat dan tangguh.” jelas Tan Ngi Hing, S.Sos.
Anggota komisi I DPRD Kota Blitar menandaskan program makan bergizi gratis merupakan investasi sosial untuk membentuk generasi emas, selain mencegah stunting juga meningkatkan konsentrasi belajar.Tan Ngi Hing menambahkan, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan meningkatnya ekonomi lokal telah melibatkan pedagang, petani, peternak, nelayan serta memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) di daerah.
” Harapan kami, program yang baik ini akan diikuti oleh seluruh dapur MBG di seluruh Indonesia, agar anak – anak kita kedepannya terutama di daerah yang sangat mengharapkan makan bergizi gratis.Kita bisa melihat, berapa banyak yang dilibatkan oleh program MBG, selain UMKM , pedagang, petani, peternak, nelayan dan lain – lainnya. MBG ternyata mampu mendorong meningkatnya taraf ekonomi yang berdampak dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang lebih baik.Begitu juga adanya program MBG, telah membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.Berapa juta yang menjadi relawan, berapa puluh ribu sarjana – sarjana yang dipercaya sebagai ahli gizo, akuntan dan kepala dapur setiap daerah. ” tandasnya.
