Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur, Bupati Marhaen Sambut Meriah Ribuan Pesepeda Tua

Nganjuk, JendelaDesa.com – Suasana berbeda tampak di Jalan Merapi, Dusun Bedingin, Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Minggu (26/7/2026) pagi. Ribuan pesepeda tua dari berbagai daerah memadati kawasan tersebut dalam kegiatan Ngonthel Bareng Triwulan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) yang berlangsung meriah.

Kabupaten Nganjuk dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan triwulan KOSTI tingkat Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, bahkan dari luar provinsi seperti Demak dan Sukoharjo. Hampir seluruh komunitas KOSTI di Jawa Timur turut mengirimkan perwakilannya untuk berpartisipasi.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sinergi berbagai perangkat daerah Kabupaten Nganjuk, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), serta sejumlah instansi lainnya guna memastikan acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Panitia memusatkan titik start dan finis di lokasi yang sama, yakni di Jalan Merapi Dusun Bedinding, sebagai upaya meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi peserta maupun masyarakat.

Tidak sekadar bersepeda santai, kegiatan ini juga menjadi ajang pelestarian budaya. Para peserta tampil dengan beragam kostum bernuansa Nusantara, mulai dari pakaian pejuang, pedagang tradisional, hingga busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Sekitar 90 persen peserta menggunakan sepeda tua yang menjadi identitas khas komunitas KOSTI.

Untuk menambah semarak acara, panitia juga menyediakan berbagai hadiah undian serta penghargaan bagi peserta dengan kategori sepeda paling unik dan kostum terbaik.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Nganjuk sebagai tuan rumah kegiatan KOSTI tingkat Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpecinta sepeda tua, tetapi juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar KOSTI yang telah mempercayakan Kabupaten Nganjuk sebagai tuan rumah kegiatan triwulan ini. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah tentu menjadi kebanggaan sekaligus mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pariwisata lokal,” ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya.

Kang Marhaen juga menilai kegiatan ngonthel menjadi salah satu bentuk pelestarian sejarah dan budaya yang patut terus dikembangkan.

“Sepeda tua bukan sekadar alat transportasi, tetapi memiliki nilai sejarah dan budaya. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat menjaga warisan tersebut sekaligus mempererat persaudaraan antar komunitas dari berbagai daerah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memperkenalkan potensi Kabupaten Nganjuk kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Antusiasme ribuan peserta yang memadati kawasan Loceret menunjukkan bahwa kegiatan Ngonthel Bareng KOSTI tidak hanya menjadi agenda olahraga rekreasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Nganjuk.