Hadirkan Pemkab Nganjuk, Camat Loceret Perkuat Solidaritas Warga Lewat Acara Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Nganjuk, JendelaDesa.com – Pemerintah Kecamatan Loceret menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bertema “Membangun Solidaritas dan Kerukunan Masyarakat di Tengah Keberagaman” di Monumen Dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Juli 2026, tersebut diikuti masyarakat dari 22 desa di Kecamatan Loceret. Pada hari pertama, peserta berasal dari 11 desa di wilayah selatan, sedangkan hari kedua diikuti warga dari 11 desa wilayah utara.

Acara dihadiri Bupati Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos., M.M., Camat Loceret, jajaran Forkopimcam Kecamatan Loceret, seluruh kepala desa se-Kecamatan Loceret, serta ribuan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A., memberikan arahan dan pembinaan kepada masyarakat. Ia menekankan komitmen pemerintah daerah agar tidak ada anak di Nganjuk yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya.

“Jangan sampai warga Nganjuk tidak bisa sekolah, jangan sampai warga Nganjuk sakit tidak bisa berobat,” tegas Marhaen.

Lebih lanjut, Pak Marhaen memberikan motivasi khusus kepada para orang tua agar terus memberikan dukungan moral dan doa kepada anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan. Ia juga menyampaikan adanya solusi berupa Sekolah Rakyat gratis di Gondang, Nganjuk.

Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T., menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kabar baik terkait komitmen perbaikan infrastruktur jalan.

“Atas perintah dan arahan Bapak Bupati, tahun ini pemerintah daerah berkomitmen untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah yang membutuhkan. Perbaikan ini merupakan prioritas demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Trihandy.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga atas dukungan dan kerja keras bersama, seraya mengajak masyarakat untuk terus menjaga tali silaturahmi tanpa terputus.

Pada sesi penyampaian aspirasi, salah satu warga, Pak Jarwo, menyampaikan keluhannya secara langsung.

“Saya dan keluarga belum pernah menerima bantuan sosial seperti BPNT maupun fasilitas kesehatan gratis. Semua biaya pengobatan harus bayar sendiri. Anak saya yang SMK kelas tiga juga tidak dapat bantuan pendidikan KIP dan kesulitan akses internet untuk sekolah,” ungkap Pak Jarwo.

Merespons keluhan tersebut, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro , langsung memberikan tanggapan cepat di lokasi. Pak Handy menegaskan bahwa Pemkab Nganjuk akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah desa setempat untuk memverifikasi data serta menindaklanjuti bantuan bagi keluarga Pak Jarwo.

“Pemerintah daerah akan segera mengecek dan menindaklanjuti hal ini. Kita akan bantu aktifkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anaknya dan mengupayakan akses bantuan sosial yang berhak diterima keluarga Pak Jarwo,” tegas Pak Handy.
“Pemerintah daerah akan segera mengecek dan menindaklanjuti hal ini. Kita akan bantu aktifkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anaknya dan mengupayakan akses bantuan sosial yang berhak diterima keluarga Pak Jarwo,” tegas Pak Handy.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Loceret, Sukirno, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Pemerintah Kecamatan Loceret, Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kami berharap seluruh masyarakat di 22 desa se-Kecamatan Loceret dapat terus menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan rukun,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk, Teguh Sudjatmika, turut menyampaikan materi mengenai pencegahan HIV/AIDS dan penanganan stigma. Selain itu, Kapolsek Loceret IPTU Triyono serta Danramil Loceret Kapten Inf Dulkarim turut memberikan pembinaan terkait pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Loceret berharap semangat solidaritas, toleransi, dan kerukunan masyarakat semakin kuat di seluruh wilayah Kecamatan Loceret.