Carnival Party Bulakrejo Nganjuk Jadi Ajang Unjuk Seni, Budaya dan Kreativitas Warga

NGANJUK, JendelaDesa.com— Kemeriahan Bersih Dusun Bulakrejo, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, berlangsung semarak. Kegiatan ini menjadi ajang bagi warga untuk menampilkan berbagai seni dan kreativitas melalui Carnival Party yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Meski berada di lingkungan dusun yang tidak terlalu besar, kekompakan warga mampu menghadirkan karnaval yang meriah. Dari 11 Rukun Tetangga (RT), masing-masing menampilkan beragam kesenian dan kreasi yang menarik.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0810 Nganjuk. Para peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampil mengenakan berbagai pakaian adat dan kostum kreasi.

Mereka kemudian berjalan bersama dari titik start di ujung utara hingga menuju garis finis di ujung gang bagian selatan.

Dandim 0810 Nganjuk, Letnan Kolonel Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., mengatakan, pelaksanaan Bersih Dusun Bulakrejo telah dipersiapkan sejak satu tahun sebelumnya.

Persiapan dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat, termasuk melalui iuran warga untuk mendukung berbagai kebutuhan kegiatan.

“Kegiatan ini sudah dipersiapkan kurang lebih satu tahun. Masyarakat secara bersama-sama mengumpulkan iuran dan mempersiapkan kegiatan ini. Bulakrejo juga merupakan salah satu dusun binaan Kodim 0810 Nganjuk,” ujar Letkol Taufan.

Menurutnya, keberadaan dusun binaan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Bulakrejo Kelik Widi mengatakan, Carnival Party tersebut murni terlaksana berkat partisipasi dan gotong royong masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan Bersih Dusun rutin digelar setiap tahun dengan berbagai rangkaian kesenian tradisional hingga puncaknya berupa Carnival Seni dan Budaya.

“Kegiatan ini murni dari partisipasi masyarakat. Setiap tahun kami mengadakan kegiatan, mulai dari pagelaran seni Tayub, Wayang Krucil, kemudian puncaknya Carnival Seni dan Budaya. Harapannya warga Bulakrejo tetap guyub rukun,” ungkap Kelik.

Selain menampilkan berbagai kesenian dan kreativitas warga, Carnival Party Bulakrejo juga dimeriahkan dengan penampilan sound horeg.

Kepala Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk, Gunawan Widagdo, M.Si., mengatakan, keberadaan sound horeg dalam kegiatan tersebut dilihat sebagai bagian dari dinamika yang berkembang di masyarakat.

Meski terdapat ketentuan dari Gubernur Jawa Timur mengenai penggunaan sound horeg, pemerintah daerah tetap melihat kegiatan tersebut dari sisi kebersamaan masyarakat.

“Ini bagian dari dinamika masyarakat. Yang terpenting bagaimana kegiatan seperti ini bisa menyatukan masyarakat, sehingga kebersamaan dan guyub rukun tetap terjaga,” kata Gunawan.

Kemeriahan Carnival Party Bulakrejo juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang memadati sepanjang jalur karnaval.

Bahkan, sejumlah warga rela duduk di sepanjang jalan untuk menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan masing-masing RT.

Carnival Party Bulakrejo pun tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas warga sekaligus melestarikan seni dan budaya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kekompakan dan gotong royong masyarakat mampu menghidupkan suasana kampung serta mempererat kebersamaan antarwarga.