Hidup Sendiri di Usia 65 Tahun, Mbah Slamet Andalkan Bantuan Tetangga untuk Bertahan

NGANJUK, JendelaDesa.com – Menjalani masa tua seorang diri menjadi kenyataan yang harus dihadapi Mbah Slamet, 65 tahun, warga Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Mbah Slamet diketahui tidak memiliki anak kandung. Meski demikian, selama ini ia pernah merawat seorang anak asuh dengan harapan kelak saat memasuki usia senja ada yang menemani dan merawatnya.

Namun, kondisi ekonomi membuat anak asuh tersebut harus pergi ke Surabaya untuk mencari nafkah. Akibatnya, Mbah Slamet kini harus menjalani hari-harinya seorang diri tanpa penghasilan tetap.

Kondisinya semakin sulit karena Mbah Slamet sudah tidak mampu bekerja akibat mengalami gangguan pada kakinya. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia kini mengandalkan bantuan dari tetangga yang peduli terhadap kondisinya.

Kepala Desa Kedungombo, Hariyono, mengatakan Mbah Slamet termasuk warga dalam desil 1. Karena itu, sejumlah bantuan dari pemerintah desa maupun pemerintah telah diterimanya.

Meski demikian, menurut Hariyono, kondisi Mbah Slamet yang kini tinggal seorang diri membutuhkan perhatian lebih. Pemerintah desa berharap ada pihak yang dapat membantu memastikan kebutuhan dan perawatannya, termasuk kemungkinan mendapatkan perawatan di panti sosial.

(Kepala Desa Kedungombo, Hariyono)

“Kami berharap ada perhatian lebih untuk Mbah Slamet karena saat ini beliau tinggal sendirian dan kondisi kakinya juga sudah tidak memungkinkan untuk bekerja,” ujar Hariyono.

Pemerintah desa berharap kepedulian dari berbagai pihak dapat membantu Mbah Slamet menjalani masa tuanya dengan lebih layak, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga kondisi kesehatannya.