
BLITAR – JendelaDesa.com Suasana di Kantor Bersama Samsat dan Satpas SIM Polres Blitar Kota pada Senin pagi (26/1/2026) terasa hangat. Tidak ada kesan kaku atau birokrasi yang berbelit; yang ada justru tegur sapa ramah dari para petugas berseragam cokelat yang menyisir antrean warga.
Inilah wajah baru pelayanan publik di Bumi Bung Karno melalui program “Polantas Menyapa”. Sebuah inisiatif yang digagas Satlantas Polres Blitar Kota untuk mengubah stigma pelayanan administrasi menjadi lebih inklusif dan familiar.
Lebih dari Sekadar Prosedur
Petugas tidak hanya berdiri di balik meja. Mereka turun langsung menghampiri pemohon SIM dan warga yang tengah mengurus surat kendaraan. Fokusnya jelas: memberikan pendampingan agar masyarakat tidak merasa kebingungan saat menghadapi prosedur teknis.
“Kami ingin masyarakat pulang dengan perasaan puas. Bukan hanya karena urusannya selesai, tapi karena mereka merasa dihargai,” ungkap salah satu personil Satlantas di lokasi.
Tiga Pilar: Humanis, Transparan, dan Cepat
Melalui pendekatan ini, Satlantas Polres Blitar Kota menitikberatkan pada tiga poin utama dalam melayani masyarakat:
- Sisi Humanis: Mengedepankan budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam) untuk menghapus rasa canggung antara warga dan aparat.
- Edukasi Langsung: Petugas bertindak sebagai konsultan yang memberikan solusi instan atas kendala administrasi yang dihadapi pemohon.
- Efisiensi Waktu: Memastikan alur registrasi dan identifikasi kendaraan berjalan tanpa hambatan, transparan, dan bebas dari praktik pungli.
Respons Positif Warga
Langkah ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat Blitar. Transparansi proses dan keramahan petugas dinilai mampu membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan standar baru dalam pelayanan kepolisian di wilayah hukum Blitar Kota. (Indra Yani)
