
NGANJUK, JendelaDesa.com – Masih adanya sejumlah titik jalan berlubang di wilayah Kabupaten Nganjuk menjelang Hari Raya Idul Fitri langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk memastikan keamanan pemudik, Pemprov Jatim resmi menggelontorkan bantuan sebanyak 250 drum aspal guna mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Langkah ini diambil mengingat momentum hari raya yang sudah sangat dekat. Pemerintah menargetkan perbaikan jalan dapat selesai dalam waktu singkat agar mobilitas masyarakat selama arus mudik tidak terganggu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan aspal ini merupakan bentuk respons terhadap permohonan yang diajukan oleh pemerintah daerah.
“Bantuan ini kami berikan kepada daerah yang mengajukan. Di Kabupaten Nganjuk, kami salurkan 250 drum aspal untuk dipergunakan melalui Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan. Untuk teknis pelaksanaannya, sepenuhnya akan diatur oleh Pemda Nganjuk,” ungkap Khofifah saat meninjau situasi di lapangan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyambut baik bantuan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh jajarannya akan bekerja ekstra keras untuk menuntaskan perbaikan jalan sebelum hari raya tiba.
“Instruksi kami jelas, H-1 Lebaran jalan di wilayah Nganjuk harus sudah halus dan nyaman dilalui masyarakat,” tegas Marhaen Djumadi saat memberikan keterangan terkait percepatan perbaikan ini.

Selain isu infrastruktur, kunjungan Gubernur Jatim ke Nganjuk juga difokuskan pada upaya menjaga daya beli masyarakat. Di GOR Bung Karno, Gubernur secara khusus membuka Pasar Murah guna menjaga keseimbangan harga sembako yang cenderung naik menjelang Idul Fitri. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyerahkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat Nganjuk, termasuk perhatian khusus bagi para penyandang disabilitas. Sinergi antara perbaikan sarana jalan, penyediaan pangan murah, dan bantuan sosial ini diharapkan dapat membuat perayaan lebaran di Nganjuk berjalan kondusif dan penuh berkah
