BMKG Tegaskan Wilayah Nganjuk Aman dari Ancaman Sebaran Abu Vulkanik

NGANJUK, JendelaDesa.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nganjuk mengimbau masyarakat agar tidak panik menanggapi kekhawatiran sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Sabtu (12/9/2026).

Pranata Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG, Setiyaris, S.P., menjelaskan bahwa pergerakan abu vulkanik sangat dipengaruhi oleh perbedaan arah dan kecepatan angin di setiap lapisan atmosfer. Meski angin di lapisan bawah sempat mengarah ke barat, persebaran abu vulkanik pada lapisan atas berembus ke arah timur.

“Kalau melihat perkembangan saat ini, tidak sampai ke Nganjuk. Peta persebaran abunya posisi terakhir itu paling hanya sampai di wilayah Jawa Barat,” terang Setiyaris.

Ia menambahkan, kondisi persebaran abu vulkanik di atmosfer saat ini sudah mulai berangsur-angsur membaik dan kembali kondusif. BMKG pun meminta masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk tidak panik dan senantiasa mengikuti arahan serta instruksi resmi dari lembaga pemerintah.

Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan kebencanaan melalui saluran komunikasi resmi, seperti BMKG, PVMBG, maupun BPBD setempat.