Pelatihan Digital Career Preparation, Pemuda Nganjuk Didorong Kuasai Peluang Remote Work

NGANJUK, JendelaDesa.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus mendorong peningkatan kompetensi generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja profesional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan Digital Career Preparation yang memasuki hari ketiga pada Kamis (29/10/2026), dengan fokus pembahasan mengenai peluang kerja jarak jauh atau remote work.

Pelatihan kali ini menghadirkan Afrisa Maya, praktisi yang memiliki pengalaman di bidang pemasaran, pengembangan bisnis, dan konsultasi. Dalam sesi bertajuk “Kerja dari Nganjuk, Gaji Jakarta & Global”, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peluang kerja jarak jauh, pengembangan pola pikir bertumbuh (growth mindset), serta strategi memasuki dunia kerja yang tidak terbatas oleh wilayah geografis.

Materi tersebut menekankan bahwa perkembangan teknologi digital telah membuka kesempatan bagi masyarakat di daerah untuk menjangkau pasar kerja yang lebih luas. Generasi muda tidak hanya dapat mengincar pekerjaan di wilayah tempat tinggalnya, tetapi juga berpeluang bergabung dengan perusahaan nasional hingga bekerja bersama klien dari luar negeri.

Dalam pemaparannya, Afrisa menjelaskan bahwa peluang karier profesional berkaitan erat dengan kompetensi dan nilai yang dapat diberikan seseorang kepada perusahaan atau klien. Karena itu, lokasi tempat tinggal bukan lagi menjadi satu-satunya faktor penentu dalam memperoleh pekerjaan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sistem kerja jarak jauh tetap membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan mengatur waktu, serta komitmen untuk memenuhi target pekerjaan. Fleksibilitas lokasi kerja harus diimbangi dengan profesionalisme agar kepercayaan perusahaan maupun klien dapat terjaga.

Afrisa juga menjelaskan tiga jalur yang dapat ditempuh untuk memulai karier sebagai pekerja jarak jauh. Ketiganya meliputi pekerjaan penuh waktu secara daring (full-time remote), pekerjaan lepas berdasarkan proyek (freelance), serta program magang jarak jauh yang dapat menjadi pilihan bagi lulusan baru atau fresh graduate.

Selain mengenalkan jalur karier, peserta dibekali tahapan persiapan untuk memasuki pasar kerja digital. Langkah tersebut dimulai dengan menguasai keterampilan teknis yang dibutuhkan industri, menyusun portofolio sebagai bukti kemampuan, membangun profil profesional melalui LinkedIn, mencari lowongan melalui berbagai kanal, mempersiapkan diri menghadapi wawancara, hingga menyelesaikan dan menyerahkan pekerjaan secara profesional.

Aspek pengembangan diri juga menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut. Peserta diajak membangun growth mindset dan ketahanan mental agar mampu menghadapi persaingan serta penolakan dalam proses mencari pekerjaan. Kegagalan dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan, sementara peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui kebiasaan belajar dan berlatih secara konsisten.

Di sisi lain, Afrisa mengingatkan peserta agar tetap waspada terhadap penipuan berkedok lowongan kerja daring. Calon pekerja diminta tidak mudah tergiur tawaran yang mencurigakan, tidak mentransfer uang kepada pihak yang menjanjikan pekerjaan, serta memastikan kejelasan hubungan kerja melalui kontrak tertulis.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam praktik langsung. Salah satu materi yang dipraktikkan adalah mengoptimalkan profil LinkedIn, mulai dari menyusun judul profil atau headline, memperbaiki deskripsi diri, hingga membuat pesan pendekatan profesional (outreach) yang tepat ketika menghubungi perekrut maupun calon klien.

Melalui pelatihan Digital Career Preparation ini, Pemkab Nganjuk diharapkan dapat membantu generasi muda meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Penguasaan keterampilan digital, kemampuan membangun jejaring profesional, serta kesiapan beradaptasi menjadi bekal penting untuk membuka peluang karier yang lebih luas.

Dengan demikian, generasi muda Nganjuk memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier tanpa harus meninggalkan daerah asal. Melalui kompetensi dan etos kerja yang baik, talenta lokal diharapkan mampu mengambil bagian dalam pasar kerja nasional maupun global. (Adv Ugik)