Wabup Jombang Pastikan Upah Jahit Seragam Gratis Sesuai dan Tanpa Potongan

Berita611 Dilihat

Jombang, JendelaDesa.com- Wakil Bupati Jombang, H Salmanudin Yazid, menegaskan bahwa program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP di Kabupaten Jombang dipastikan berjalan transparan tanpa adanya potongan atau pungutan liar. Kepastian ini disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik penjahit di wilayah Plandaan, Senin (7/7/2025).

“Hari ini tadi kami baru saja selesai Paripurna, langsung kami meluncur ke kecamatan Plandaan. Kami sidak tiga titik sekaligus. Kami pastikan tidak ada potongan, tidak ada titipan. Beberapa titik sudah kami survei dan tidak ada hal seperti yang diberitakan,” tegas Salmanudin Yazid.

Ia juga menjelaskan bahwa harga untuk pembuatan seragam sudah ditetapkan, yaitu Rp105 ribu untuk seragam SMP dan Rp95 ribu untuk SD, sebelum dipotong pajak.

“Kainnya mulai minggu depan, sekarang sudah mulai bisa dicicil. Saya minta kepada para penjahit untuk mengukur langsung setiap siswa, agar datanya akurat, jadi tidak menggunakan ukuran S/M/L lagi. Ukurannya juga saya minta dilonggarkan 1-2 cm, supaya tidak kekecilan. Lebih baik kebesaran sedikit,” ujarnya.

Sementara itu, Ernawati, salah satu penjahit seragam SD/SMP di Tunggorono, membenarkan bahwa tidak ada potongan apa pun terkait upah jahit seragam gratis ini.

“Semua sesuai. Kami dapat keuntungan sekitar 15 persen, itu lebih besar dari biasanya. Kalau borongan pribadi, biasanya cuma 50-60 ribu. Kami ditargetkan selesai sesuai waktu yang ditentukan. Saya saat ini memiliki 15 penjahit. Biasanya bisa menghasilkan 60 setel setiap hari,” ungkap Ernawati.

Pria yang lebih akrab disapa Gus Wabup ini menegaskan, pembayaran upah untuk para penjahit juga harus sesuai dengan kesepakatan, agar tidak ada pihak yang dirugikan.

“Kami akan terus memantau sampai seragam benar-benar sampai ke siswa dengan ukuran yang pas, tepat waktu, dan tanpa pungutan apa pun,” pungkasnya yang menjalani sidak didampingi Sekda Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.
[7/7 15.29] +62 815-5443-3915: Salmanudin Wakil Bupati Jombang Pastikan Upah Jahit Seragam Gratis Sesuai

JOMBANGKAB – Para penjahit di Kabupaten Jombang yang menerima pekerjaan menjahit, menyambut baik program seragam gratis yang diinisiasi oleh Bupati Abah Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin.

Wakil Bupati Salmanudin pada Senin (7/7/2025) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah penjahit, termasuk di wilayah Plandaan dan penjahit Ernawati di Dusun Tunggul, Desa Tunggorono.

Salmanudin memastikan bahwa upah jahit telah sesuai standar, bahkan lebih tinggi dari biasanya, yakni Rp105.000 untuk seragam SMP dan Rp95.000 untuk seragam SD, sudah termasuk pajak. Ia secara tegas membantah isu yang menyebutkan adanya keluhan penjahit terkait upah yang murah. “Itu tidak benar, tidak ada itu, itu hanya dibuat-buat saja. Kami pastikan harga sudah sesuai, tidak ada potongan, tidak ada titipan,” tegas Salmanudin.

Disampaikan Wabup Salmanudin bahwa saat ini para penjahit tengah melakukan proses pengukuran seragam, sebagaimana pantauannya di kawasan Utara Brantas, dan dijadwalkan kain akan tiba minggu depan.

Wakil Bupati menambahkan bahwa pemantauan dilakukan di tiga lokasi secara mendadak setelah rapat Paripurna untuk memastikan tidak ada keluhan dan telah berjalan sesuai ketentuan. Semua penjahit yang ditemui mengaku senang menerima pekerjaan ini.

Ernawati (32), seorang penjahit dari Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, membenarkan bahwa upah yang diterima telah sesuai. “Alhamdulillah saya senang mendapat pekerjaan ini, harganya sangat sesuai, bahkan lebih tinggi dari harga saya yang biasanya”, tuturnya.

Dengan bantuan para karyawannya, Ernawati optimistis dapat menyelesaikan pesanan sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
(Budiono *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *