“BUKAN SEKEDAR ADMINISTRASI, GUS IPUL TEGASKAN PEMBAHARUAN DATA ADALAH HAK RAKYAT”

Nganjuk, JendelaDesa.com – Menteri sosial Saifulloh Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi wilayah Kabupaten Nganjuk pada hari Sabtu (28/02/2026) dalam rangka memastikan kesiapan sekolah rakyat dan memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan yang disalurkan dari pemerintah tepat sasaran.Ini terjadi karena 45 persen bantuan sebelumnya berdasarkan data dari Dewan Ekonomi Nasional tidak tepat sasaran dan justru didapatkan oleh orang yang mampu. Sementara orang yang membutuhkan justru luput dari perhatian dan tidak menerima bantuan.Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto meminta untuk memperkuat pemutakhiran data tunggal dan ekonomi sosial.Data tersebut dikumpulkan dari RT/RW setempat yang kemudian dilanjutkan ke Desa, untuk selanjutnya data yang sudah diajukan diproses melalui BPS Bupati untuk kemudian disetujui atau ditolak.Data akan dicek setiap saat, dan memiliki kemungkinan adanya perubahan yang dikarenakan penerima bantuan tidak mutlak.”Kalau datanya tidak akurat, maka kebijakan yang kita buat juga tidak akan tepat. Karena itu, saya minta semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepala desa, lurah, hingga operator desa, benar-benar aktif memperbarui data. Ini bukan sekadar administrasi, tapi menyangkut hak masyarakat,” tegas Gus Ipul.Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menjelaskan kesiapan Kabupaten Nganjuk dalam mempersiapkan sekolah rakyat. Ia memperkirakan pada tahun ajaran baru, sekolah rakyat sudah dapat menerima siswa baru.”Untuk Sekolah Rakyat, kami sudah melakukan berbagai persiapan. Insya Allah pada tahun ajaran baru 2026/2027 pendaftaran sudah bisa dibuka. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak,” ungkap Marhaen.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *