
Nganjuk, JendelaDesa.com– Wujud empati dan solidaritas tinggi ditunjukkan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Nganjuk Pusat Madiun melalui aksi kemanusiaan PSHT Peduli pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Rumah tersebut dibangun untuk keluarga almarhum Muhammad Qosirin, warga PSHT yang menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia.
Langkah nyata ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mendalam serta dukungan moral dan material kepada keluarga yang ditinggalkan pascamusibah tragis tersebut.

Pekerjaan fisik diawali dengan proses pemasangan boplank (pembatas lokasi bangunan) yang kemudian dilanjutkan dengan penggalian fondasi. Rumah almarhum dirancang dengan spesifikasi ukuran 6 x 6 meter (tipe 36) sesuai arahan dari Ketua Cabang.
Kang Mas Jabin selaku pelaksana kegiatan menjelaskan detail teknis serta latar belakang dari program kepedulian sosial ini.
“Ini adalah bedah rumah total dari nol untuk keluarga almarhum. Rumah lama dinilai sudah kurang layak huni, atas inisiatif dari Ketua Cabang PSHT Nganjuk Pusat Madiun, Kang Mas Drs. H. Gondo Hariyono, M.Si. Kami sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme saudara-saudara warga PSHT di sekitar lokasi pembangunan rumah almarhum Muhammad Qosirin yang begitu kompak. Semangat gotong royong warga Congol ini menjadi kunci utama agar pembangunan rumah ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujar Kang Mas Jabin.

Selain aspek fisik pembangunan, Kang Mas Jabin menekankan bahwa program ini membawa pesan moral yang mendalam bagi seluruh warga PSHT dan masyarakat luas pascaperistiwa yang menimpa almarhum Muhammad Qosirin.
“Selain memberikan bantuan tempat tinggal yang layak, kegiatan ini kita harapkan menjadi refleksi dan pelajaran berharga bagi kita semua. Ke depannya, seluruh warga harus lebih berhati-hati, bersikap lebih arif, serta senantiasa menjaga nama baik PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun,” tegas Kang Mas Jabin.
“Harapan utama kami, kejadian tragis serupa tidak boleh terulang kembali di masa depan. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antarwarga,” pungkasnya.
