Modus Mengaku Kasatpol PP Nganjuk, Penipu Incar Seorang Pengusaha

NGANJUK, JendelaDesa.com — Pasca penutupan sementara pabrik pakan ternak di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, oleh tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, Disperindag, dan Satpol PP, aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat Pemkab Nganjuk marak terjadi. Seorang oknum tak dikenal mencoba memeras pemilik pabrik dengan mencatut nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Nganjuk, Jumat (18/9/2026).

Modus penipuan tersebut bermula saat pelaku mengirimkan pesan singkat WhatsApp ke nomor ponsel pemilik pabrik, Bagus Setyo Nugroho. Dalam pesan tersebut, pelaku mengaku sanggup membantu menerbitkan rekomendasi perizinan pabrik.

Guna memastikan kebenarannya, Bagus menghubungi kembali nomor tersebut dan merekam percakapan telepon secara diam-diam. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, oknum yang mengaku Kasatpol PP Nganjuk secara terang-terangan meminta uang tunai sebesar Rp 25 juta serta mengirimkan nomor rekening pribadi dengan dalih pinjaman dana kegiatan sementara sebelum SPJ dicairkan.

Bagus menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan nomor kontak pribadinya kepada oknum tersebut. Ia juga telah melakukan klarifikasi langsung kepada Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, dan memastikan bahwa percakapan tersebut murni tindakan penipuan.

“Saya tidak pernah memberikan nomor HP saya kepada orang tersebut. Kami mengimbau kepada para pelaku usaha mikro agar lebih berhati-hati, karena saat ini banyak modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah. Saya juga sudah menglarifikasi langsung ke Kasatpol PP mengenai upaya penipuan ini,” ujar Bagus Setyo Nugroho.

Melalui kejadian ini, Bagus mengingatkan para pelaku usaha di Kabupaten Nganjuk agar selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap iming-iming perizinan dari pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *