
NGANJUK, JendelaDesa.com – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan terus dilakukan Polres Nganjuk. Kali ini, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengunjungi SDN 1 Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk, Jumat (6/11/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kapolres Nganjuk Peduli Pendidikan melalui program Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Program ini difokuskan pada upaya pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada para siswa.
Kedatangan Kapolres bersama sejumlah pejabat utama Polres Nganjuk disambut Kepala SDN 1 Ganung Kidul, Mariati, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran dewan guru dan para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres berinteraksi langsung dengan siswa sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga sikap saling menghormati, disiplin, dan tidak melakukan tindakan perundungan terhadap sesama teman.

Kapolres menegaskan, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Karena itu, setiap siswa diharapkan mampu membangun hubungan pertemanan yang positif tanpa adanya tindakan mengejek, menghina, mengucilkan, maupun menyakiti orang lain.
Ia juga mengingatkan agar siswa tidak takut melapor kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan bullying.
Melalui program Polisi Jogo Sekolah, Polri berupaya mengedepankan langkah pencegahan dengan membangun komunikasi dan kerja sama bersama pihak sekolah. Dengan demikian, potensi perundungan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Selain memberikan arahan, Kapolres juga mengajak siswa berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Sejumlah siswa yang berani menjawab pertanyaan mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Ganung Kidul, Mariati, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolres Nganjuk terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya perundungan.
Menurutnya, edukasi secara langsung seperti ini sangat bermanfaat untuk membangun kesadaran anak-anak agar lebih disiplin, saling menghargai, serta memperlakukan teman dengan baik.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Nganjuk berharap sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Dengan adanya edukasi sejak dini, para siswa diharapkan tidak hanya berani menolak bullying, tetapi juga berani melaporkan tindakan perundungan demi terciptanya suasana belajar yang nyaman dan mendukung masa depan generasi muda.(Adv Ugik)
