Aksi Unjuk Rasa FPMN Tuntut APBDes Irigasi Desa Ngepung Tahun 2019 Yang Belum Terealisasi

Berita591 Dilihat

Patianrowo, JendelaDesa.com- Sebanyak kurang lebih 100 orang dari Kepengurusan dan Keanggotaan Forum Peduli Masyarakat Ngepung ( FPMN ) datangi Kantor Kecamatan Patianrowo , guna memprotes keras atas dugaan tidak transparannya terkait pengunaan APBDes Desa Ngepung ( 27/03/2023).

Dalam orasinya di depan Kantor Kecamatan Patianrowo, Suyadi selaku Ketua Forum Peduli Masyarakat Ngepung ( FPMN) menyampaikan tuntutannya memprotes keras atas tidak transparannya pengunaan APBDes Desa Ngepung yang terkhusus diperuntukkan membangun Saluran Air ( Irigasi) terhadap 900 Hektar sawah yang membentang di pinggiran Desa Pisang, Desa Babadan dan Desa Ngepung.

Lebih lanjut dijelaskan Suyadi, bahwa perencanaannya dilakukan pada Musyawarah Dusun pada Tahun 2019 yang hingga saat ini belum dilaksanakan.

Selain terkait Saluran Air ( Irigasi ) Tahun 2019 yang hingga saat ini belum terealisasi, disampaikan Suyadi selaku Ketua FPMN, juga menuntut terkait anggaran Tahun 2020, Tahun 2021 dan Tahun 2022 yang menurutnya hingga hari ini belum dilaksanakan yang totalnya kurang lebih mencapai 5 Milyar.

” Kami selama ini belum tahu setitik apapun bangunan yang ada di Desa Ngepung, dan hasil dari tuntutan kami hari ini, pihak keamanan sudah melakukan koordinasi dan memfasilitasi kita agar dipertemukan dengan Camat, tapi Camat menjawab tidak mau menemui dan yang kedua Camat juga tidak mau memberi jawaban secara tertulis, dan BPD juga tidak mau dihadirkan ” ujar Suyadi.

” Selanjutnya kami akan melakukan aksi ke tingkat berikutnya, dari Desa sampai ke Jakarta, tapi kita akan ke Kabupaten dulu, dan kalau Kabupaten juga tidak bisa, kami akan langsung ke Jakarta ” pungkasnya.

Dalam aksi Unjuk Rasa di depan Kantor Kecamatan Patianrowo oleh FPMN, dan tidak ditemui dari pihak Kecamatan maupun Desa, ahkirnya FKMN membubarkan diri dan selanjutnya dalam waktu dekat akan melakukan aksinya ke Kabupaten.

( gik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *