Musyawarah Olahraga Kabupaten ESI Nganjuk Tekankan Sinergi dan Dorong Prestasi Esports

Berita, Olahraga23 Dilihat

Nganjuk, JendelaDesa.com- Musyawarah Olahraga Kabupaten Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Nganjuk telah sukses digelar pada Jumat, (29/08/2025) di Lumos Coffee, Nganjuk. Mengusung semangat kolaborasi dan sinergi, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran game elektronik sebagai cabang olahraga berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh ketua dan pengurus ESI kabupaten/kota se-Jawa Timur, perwakilan KONI dari berbagai daerah, panitia lokal, serta para pegiat dan insan esport Jawa Timur. Musyawarah ini menjadi ajang penting untuk merumuskan arah baru pembinaan ekosistem esport yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya Ketua Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Nganjuk, Rizky Pramudya, menyampaikan visi misi kepengurusan tahun ini difokuskan pada pengembangan prestasi serta ingin lebih banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung esport di daerah.

“Kami ingin membangun lebih banyak kolaborasi dengan para stakeholder olahraga, khususnya di cabang esport, serta menjaring dan membina lebih banyak atlet esport di Kabupaten Nganjuk agar dapat berprestasi dan bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Ia juga berharap esport dapat semakin diterima oleh masyarakat luas, khususnya para orang tua, sebagai cabang olahraga yang positif dan sarana penyaluran bakat anak muda.

“Esport bukan sekadar bermain game, tapi juga bisa menjadi ajang olahraga berprestasi. Melalui organisasi resmi seperti ESI, kami ingin menciptakan ruang yang sehat dan terarah bagi para pemain muda untuk berkembang,” tambah Rizky.

Hingga saat ini, ESI Kabupaten Nganjuk telah mewadahi sekitar 80 tim dari berbagai cabang game seperti Free Fire, Mobile Legends, League of Legends, PUBG Mobile, dan lainnya. Hal ini menjadi bukti keseriusan ESI Nganjuk dalam mendukung dan membina komunitas esport lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Ketua ESI Provinsi Jawa Timur bidang organisasi, Ahmad Zamzam Guntur, memberikan arahannya agar setiap pengurus kabupaten/kota melakukan konsolidasi organiasi, melibatkan atlet, pelatih, dan komunitas setempat untuk bersinergi serta bekerjasama dengan pemerintah daerah dan KONI untuk memperjuangkan esports sebagai cabang olahraga prioritas dalam Porprov maupun pusiatda.

“Kita juga harus mengedepankan sportivitas, menjauhi segala bentuk kecurangan, dan hal negatif karena ini dapat merusak nama baik esports,” tambah Guntur.

Acara ditutup dengan semangat dan harapan besar lahirnya pengurus-pengurus yang solid, program-program yang terstruktur, dan komitmen bersama untuk membina karakter generasi muda yang kreatif dan berprestasi melalui esports.(Lifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *