
Nganjuk, JendelaDesa.com –Sekitar 150 kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Nganjuk turun ke jalan dan melakukan aksi di depan Kantor Partai NasDem yang berlokasi di Jalan dr. Sutomo, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam aksi tersebut, para kader menuntut Majalah Tempo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas pemberitaan yang dianggap merugikan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Melalui orasi yang disampaikan, massa aksi mengajukan tiga tuntutan utama. Yakni permintaan maaf terbuka dari Majalah Tempo, klarifikasi resmi atas pemberitaan yang dinilai tidak akurat, serta komitmen untuk menjaga etika dan akurasi dalam setiap produk jurnalistik.
Ketua DPD Partai NasDem Nganjuk, Ratna Wulandari, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari gerakan serentak kader Partai NasDem sebagai bentuk respons atas pemberitaan tersebut.
“Pemberitaan itu bagi kami merupakan framing yang menyesatkan dan menginjak-injak harga diri partai. Kami menuntut permintaan maaf terbuka kepada Partai NasDem dan Ketua Umum kami, Bapak Surya Paloh,” ujarnya.
Ia juga menilai pemberitaan tersebut bersifat provokatif dan menyesatkan, serta dinilai telah mencederai kehormatan partai.
Sementara itu, Ketua Bapilu Partai NasDem DPD Nganjuk, Fauzi Irwana, menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum apabila tuntutan para kader tidak diindahkan.
“Jika tidak ada respons atas tuntutan ini, kami akan mempertimbangkan langkah hukum sebagai upaya menjaga marwah partai. Kami menghargai kebebasan pers, tapi harus tetap berimbang, beretika, dan ada konfirmasi kepada pihak yang diberitakan. NasDem Nganjuk tidak akan tinggal diam terhadap informasi yang dianggap sebagai fitnah dan tidak berdasar,” tegasnya.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan dari aparat keamanan. Para kader berharap pihak terkait dapat segera merespons tuntutan yang telah disampaikan.
