Hari Kartini 2026, Polres Nganjuk Tampil Berbeda dengan Pelayanan Berbusana Adat

Nganjuk, JendelaDesa.com- Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Polres Nganjuk menghadirkan pelayanan berbeda dengan mengenakan busana adat saat melayani pemohon SIM, STNK, SKCK dan pelayanan kepolisian lainnya di kantor pelayanan Polres Nganjuk, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045”.

Inovasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Nganjuk dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan berbudaya, sekaligus memberikan penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini dalam pemberdayaan perempuan.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih ramah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga humanis dan berkesan, sejalan dengan semangat Kartini dalam memberdayakan perempuan dan melindungi anak,” ujarnya.

Tidak hanya melayani pemohon, petugas juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang turut datang bersama orang tuanya, dengan menyediakan wahana permainan dan snack agar mereka merasa nyaman selama proses pelayanan berlangsung.

Kehadiran fasilitas ramah anak ini memberikan dampak positif, karena orang tua dapat mengurus administrasi dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap kenyamanan anak-anaknya.

Kabag SDM Polres nganjuk, Kompol Burhanudin, S. Sos., menambahkan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masyarakat yang datang merasa nyaman, termasuk anak-anak yang ikut serta. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang mampu memberikan rasa aman dan menyenangkan,” jelasnya.

Dengan konsep pelayanan yang unik dan penuh perhatian ini, Polres Nganjuk berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mewujudkan pelayanan publik yang modern, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (acha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *