Memprihatinkan, Plafon Ruang Kelas SDN Plosoharjo 2 Ambrol

Nganjuk, JendelaDesa.com– Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN Plosoharjo 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dua ruang kelas, yakni kelas dua dan kelas tiga, mengalami kerusakan cukup parah setelah plafon bangunan ambrol. Tidak hanya itu, plafon di ruang guru juga mengalami kerusakan serupa.

Kerusakan tersebut diduga disebabkan kayu penyangga plafon yang sudah lapuk karena usia bangunan yang cukup tua. Dua ruang kelas dan satu ruang guru yang mengalami kerusakan diketahui terakhir kali direhabilitasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2008 dan hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan kembali.

Selain kondisi plafon yang rusak, sejumlah mebeler seperti meja dan kursi siswa juga sudah kurang layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah mengaku setiap tahun telah mengajukan permohonan rehabilitasi ruang kelas, namun sampai saat ini belum ada realisasi.

Agus Suharto, guru SDN Plosoharjo 2, mengatakan demi menjaga keselamatan siswa, pihak sekolah terpaksa menurunkan plafon yang dinilai membahayakan. “Karena kondisi plafonnya sudah rapuh dan membahayakan, kami terpaksa menurunkannya demi keselamatan siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung,” ujar Agus Suharto.

Bangunan sekolah yang membujur ke arah selatan terdiri dari ruang kelas satu, dua, dan tiga, termasuk ruang guru serta ruang kepala sekolah. Sementara tiga ruang kelas lain yang membujur ke arah barat sebelumnya telah direhabilitasi menggunakan anggaran DAK dan hingga kini kondisinya masih baik.

Saat ini SDN Plosoharjo 2 Kecamatan Pace memiliki sebanyak 87 siswa yang terbagi mulai kelas satu hingga kelas enam. Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan bantuan rehabilitasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *