
BLITAR, JendelaDesa.com — Kerugian yang diderita Misnan, pemilik kandang ayam yang terbakar, diperkirakan mencapai Rp100 juta. Menurut Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, S.Sos., kebakaran kandang ayam di Dusun Tambakan RT 01 RW 07, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar tersebut diduga akibat korsleting listrik.
Tedi menjelaskan, musibah yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) pukul 07.40 WIB ini diduga dipicu oleh arus listrik yang digunakan sebagai penerang dan penghangat suhu kandang, di mana ukuran diameter kabel tidak sesuai dengan beban daya empat buah lampu berukuran 60 watt.

“Pada saat terjadi kebakaran, pemilik sedang berada di sawah yang berjarak kurang lebih 150 meter dan melihat kepulan asap bersumber dari kandang miliknya. Melihat kejadian tersebut, pemilik bergegas mengecek dan mendapati kandang ayam miliknya sudah terbakar. Kandang yang terbakar berukuran 15 meter x 5 meter dengan material atap genteng, tembok, serta kawat ram. Kandang tersebut berisi 250 ekor ayam jenis KUB berusia 5 bulan dan 200 ekor bibit ayam berusia satu minggu. Korban jiwa nihil, sedangkan kerugian materiil ditaksir mencapai seratus juta rupiah,” tandas Tedi Prasojo. (Ans)
