Jombang Marching Competition 2026 Jadi Panggung Kreasi Pelajar, Semarakkan Hari Jadi ke-116

Jombang , Media harianforum.com –Alun-alun Kabupaten Jombang mendadak jadi pusat perhatian. Ratusan pelajar se-Jawa Timur unjuk kebolehan dalam Jombang Marching Competition 2026 yang resmi dibuka Sabtu (10/10/2026).

Ajang ini menjadi salah satu rangkaian paling meriah dalam Jombang Fest 2026 untuk menyambut Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang.

Kompetisi dibuka langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H.,M.Si. Pesertanya datang dari berbagai jenjang, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, hingga kategori umum dari berbagai kota di Jawa Timur.

“Bukan hanya soal musik. Marching band ini melatih disiplin, kekompakan, dan kerja sama tim. Itu bekal karakter yang penting bagi anak-anak kita,” ujar Bupati Warsubi dalam sambutannya.

Ia berpesan agar semua peserta menjunjung sportivitas. Menurutnya, juara bukan satu-satunya ukuran, tapi proses latihan, keberanian tampil, dan rasa hormat kepada peserta lain adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya.

Kemeriahan paling terasa saat sesi _Cultural Parade_ pada Sabtu siang. Warga tumpah ruah di sepanjang rute untuk menyaksikan aksi drum band yang memadukan musik, gerak, koreografi, dan kostum warna-warni.

Rute parade dimulai pukul 13.30 WIB dari kawasan Alun-Alun Jombang – tepatnya di sekitar SMPN 2 Jombang. Kemudian melintasi Jalan R.A.A. Soeroadiningrat, Jalan K.H. Wahid Hasyim kawasan Taman Kebon Rojo, Jalan Dr. Soetomo, dan Jalan Ahmad Dahlan, lalu finish di depan Sentra Wisata Kuliner Ahmad Dahlan.

Tak hanya tontonan, acara ini juga menggerakkan ekonomi. Pedagang kaki lima, UMKM kuliner, hingga jasa parkir di sekitar alun-alun ikut kebanjiran pembeli.

*Hari Kedua, Minggu (11/10) mulai pukul 07.00 WIB:* Masuk sesi utama _Concert & Individual Contest_ di Alun-Alun Jombang. Di sini peserta akan bertarung di kategori konser musikal, _color guard_, dan _field commander_.

Menurut panitia, Jombang Marching Competition bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih jauh, ini adalah ruang pembinaan berkelanjutan agar talenta muda Jombang dan Jawa Timur punya panggung untuk berkembang dan berprestasi ke tingkat nasional.

“Dengan dukungan sekolah, pelatih, orang tua, dan masyarakat, kita berharap Jombang tidak hanya dikenal budayanya, tapi juga kualitas SDM-nya yang kreatif, disiplin, dan kompetitif,” tutup Bupati Warsubi.(en)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *