Gebyar Maulid Nabi, Pemkab Nganjuk Gelar Parade Fashion Show Busana Muslim dan Bazar

Berita1256 Dilihat

Nganjuk, JendelaDesa.com- Dalam Rangka meningkatkan Perekonomian lokal dan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Nganjuk menggelar serangkaian acara, Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, menggelar Gebyar Maulid Nabi yang bertempat di Alun – Alun Kabupaten Nganjuk juga diberikannya santunan kepada anak yatim oleh Plt. Bupati Nganjuk (14/10/2022).

 

Turut hadir dalam serangkaian acara Gebyar Maulid Nabi yang di selenggarakan Pemkab Nganjuk, Plt. Bupati Nganjuk, Ketua DPRD, perwakilan Kapolres beserta Dandim Nganjuk, Sekda juga semua OPD dan semua jajaran Forkopimda, hadir pula Camat se Kabupaten Nganjuk

 

Guna meningkatkan Perekonomian lokal juga ekonomi kerakyatan, memulihkan perekonomian di Kabupaten Nganjuk setelah Pandemi Covid-19, dalam acara tersebut Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar stand Bazar dari UMKM – UMKM yang terdiri dari berbagai UMKM untuk menyajikan produk – produk lokal di Kabupaten Nganjuk, dan yang tak kalah menarik, juga digelar pentas Peragaan Busana Muslim oleh model – model peraga, juga diikuti semua Model Peraga Busana Muslim dari jajaran Pemerintahan di Kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Nganjuk yang akrab di sapa Kang Marhaen mengatakan, bahwa ini sebagai upaya untuk Pemulihan Ekonomi, Ekonomi Kerakyatan yang kita dorong, Pemerintah berkewajiban bagaimana menunjukan untuk memulihkan Ekonomi Kerakyatan, lebih cepat akan lebih baik.

 

“Lebih cepat eksekusinya akan lebih baik, terutama yang berkaitan dengan program – program Padat Karya, program – program Bantuan Sosial, kita kerja sama dengan Bundes, sehingga terutama Petani bisa dari hasil panen seperti Padi, bisa terbeli dan masyarakat bisa menerima, dan harus dibelikan produk – produk lokal/Nganjuk, misalnya Beras Nganjuk ” ujar Kang Marhaen.

 

“Dan yang paling utama, sekarang Pemerintah lagi ketel – ketelnya E- Katalog, dengan kemarin mengurangi subsidi BBM, banyak sekali masyarakat yang terdampak, tetapi dampaknya tidak begitu terasa, sehari sampai tiga hari, dan setelah itu sudah biasa, di pasar – pasar jualannya mulai rame, dan harga – harga juga bagus ” pungkas Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

 

Reporter: Ugik S

Editor: Ratna Khusuma Dewi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *