
NGANJUK, JendelaDesa.com – Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk bersama Dinas Kesehatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan Puskesmas Bagor Baru, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dalam sidak tersebut, progres pembangunan dilaporkan baru mencapai 44 persen, sementara waktu penyelesaian proyek tersisa sekitar dua bulan.
Proyek pembangunan dengan nilai anggaran lebih dari Rp4,6 miliar itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Namun, lambatnya progres pembangunan menjadi perhatian anggota dewan, mengingat pekerjaan harus diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Selain mengevaluasi progres pekerjaan, Komisi 4 DPRD Nganjuk juga menemukan sejumlah pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja di lokasi proyek. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena penggunaan APD merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan pekerja selama proses pembangunan berlangsung.
Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Nganjuk, Fauzi Irwana, menegaskan bahwa pihak pelaksana harus memperhatikan target penyelesaian proyek sekaligus memastikan keselamatan kerja di lapangan.
Menurutnya, dengan progres pembangunan yang baru mencapai 44 persen dan waktu pengerjaan yang semakin terbatas, kontraktor perlu mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan agar tidak melewati tenggat kontrak.

“Apabila proyek ini tidak diselesaikan tepat waktu, maka ada risiko denda kepada pihak pemborong sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Fauzi Irwana.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan pekerja dalam menggunakan APD untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Aspek keselamatan tidak boleh diabaikan meskipun proyek sedang dikejar agar selesai sesuai jadwal.
Komisi 4 DPRD Nganjuk berharap pihak pelaksana segera melakukan evaluasi dan percepatan pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan serta standar keselamatan kerja.
Pembangunan Puskesmas Bagor Baru diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga fasilitas kesehatan tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.
