Peringatan Hari Santri 2026 di Nganjuk Semakin Meriah dengan Jalan Sehat

NGANJUK, JendelaDesa.com – Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati kawasan Alun-Alun Kabupaten Nganjuk, Sabtu (31/10/2026). Mereka mengikuti Jalan Sehat Santri Bersarung yang menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan tersebut diikuti oleh santri, pelajar, warga masyarakat, serta berbagai elemen organisasi. Sejak pagi, peserta tampak mengenakan sarung dan pakaian bernuansa khas santri sebelum mengikuti rute jalan sehat di kawasan pusat Kota Nganjuk.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi secara langsung melepas keberangkatan peserta. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, jajaran tokoh agama, serta sejumlah unsur organisasi kemasyarakatan.

Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan melanjutkan semangat perjuangan para ulama dan santri.

Menurutnya, semangat perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif serta partisipasi masyarakat dalam membangun daerah dan bangsa.

Jalan sehat tersebut berlangsung dengan titik awal dan akhir di kawasan Alun-Alun Kabupaten Nganjuk. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.

Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah untuk peserta. Sejumlah hadiah hiburan turut dibagikan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga sepeda listrik.

Salah satu hadiah utama yang menjadi perhatian peserta adalah paket perjalanan ibadah umrah yang diberikan melalui pengundian kupon. Hadiah tersebut diserahkan kepada peserta yang beruntung dalam rangkaian acara puncak peringatan Hari Santri.

Kegiatan jalan sehat ini sekaligus menjadi penutup dari sejumlah agenda Hari Santri Nasional 2026 yang telah digelar di Kabupaten Nganjuk. Berbagai kegiatan sebelumnya melibatkan sejumlah unsur masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, hingga instansi pemerintah.

Peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan semangat persatuan dalam menyemarakkan momentum Hari Santri Nasional.

Dengan berakhirnya kegiatan jalan sehat tersebut, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Nganjuk diharapkan dapat meninggalkan semangat positif bagi masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, serta meneruskan nilai perjuangan dan pengabdian para santri bagi bangsa dan negara. (Adv Ugik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *