Kapolres Nganjuk: Jangan Coba Merusak Tatanan Harmonis Di Kabupaten Nganjuk

Berita1180 Dilihat

Nganjuk, JendelaDesa.com- Kapolres Nganjuk AKBP. Boy Jeckson Situmorang, S.H, S.I.K, M.H melalui konferensi pers Operasi Tumpas Semeru 2022 yang digelar mulai Tanggal 22 Agustus hingga 2 September berhasil mengungkap 29 tersangka pelaku kejahatan yang diantaranya adalah 27 Laki – Laki dan 2 diantaranya adalah Perempuan (03/10/2022).

Dalam konferensi pers yang bertempat dihalaman Mapolres Nganjuk, AKBP. Boy Jeckson Situmorang mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada semua pelaku ataupun calon pelaku yang akan berbuat kejahatan apapun di wilayah Hukum Polres Nganjuk.

Hal ini disampaikan Kapolres Nganjuk didampingi Kasat Reskrim, juga Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, saat Konferensi Pres hasil ungkap kasus Operasi Sikat Semeru dan Operasi Tumpas Narkoba Semeru, dan menyampaikan juga, bahwa pihaknya (Polres Nganjuk) akan berkomitmen melindungi masyarakat dari segala tindak kejahatan, penyakit masyarakat, premanisme dan juga penyalahgunaan Narkoba.

“Operasi Sikat Semeru 2022 yang digelar mulai 19 September hingga 30 September, berhasil mengungkap 15 kasus yaitu, Curat sebanyak 9 kasus, Curanmor 3 kasus, Kejahatan Jalanan sebanyak 2 kasus, dengan total pelaku sebanyak 71 orang berhasil diamankan Polres Nganjuk sebagai tersangka” jelas Kapolres.

“Adapun hasil Operasi Tumpas Semeru pada 22 Agustus hingga 2 September, berhasil mengungkap 24 kasus, yang diantaranya 6 orang merupakan perkara Narkotika, 29 orang tersangka lainnya yang berhasil diamankan adalah terkait obat keras dan obat berbahaya lainnya” lanjut Kapolres Nganjuk AKBP. Boy.

Kapolres Nganjuk juga menegaskan, bahwa jangan coba – coba berbuat jahat ataupun perbuatan apapun yang merusak tatanan harmonis di wilayah Kabupaten Nganjuk, mari kita jaga keamanan dan kenyamanan masyarakat” harap AKBP. Boy.

Dalam kesempatannya Kapolres Nganjuk juga mengembalikan Sepeda Motor milik Nur (55) pemilik motor yang menjadi korban kejahatan Curanmor di wilayah Kecamatan Tanjunganom, yang berhasil di ungkap Polres Nganjuk.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolres Nganjuk dan jajarannya, yang mana Polres Nganjuk telah bekerja keras dan berhasil mengungkap kasus curanmor yang dialami oleh anak saya, dan saya tidak menyangka kalau motor anak saya ini bisa kembali ” ujar Nur korban Curanmor.

(Gik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *