Bupati Nganjuk Launching Program Sapa Mama Dan Program DRPPA Dua Desa Di Kec. Baron

Berita414 Dilihat

Baron, JendelaDesa.com- Diikuti seluruh organisasi Perempuan yang ada di Kecamatan Baron, guna memperdayakan Perempuan dan Anak di Kabupaten Nganjuk, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi telah melaunching Program Sekolah Perempuan, Anak dan Masyarakat (Sapa Mama) dan program Desa Ramah Perempuan Peduli Anak (DRPPA) dua Desa di Kecamatan Baron yaitu Desa Kemaduh dan Desa Mabung yang diikuti kurang lebih 600 orang, juga diserahkannya paket sembako untuk lansia dan 2 kursi roda ( 27/06/2023).

Acara dalam rangka Launching Program Sapa Mama dan Program DRPPA di dua Desa, ini digelar di Balai Desa Kemaduh Kecamatan Baron yang dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Yuni Marhaen, Kadis PMD Puguh Harnoto, Kadinsos PPPA Nganjuk Nafhan Tohawi, Camat Baron Gunawan Wibisono beserta Kepala Desa se Kecamatan Baron, jajaran Polsek juga Koramil Baron, dan seluruh organisasi Perempuan yang ada di Kecamatan Baron,

Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan bahwa acara ini sangat luar biasa dan spesial, yaitu Launching Program Sapa Mama dan Program DRPPA, yang harus kita gencarkan terus karena ini program yang bagus,” ucapnya.

Lebih lanjut di katakan Kang Marhaen sapaan Bupati Nganjuk, “Bahwa membangun itu harus dimulai dari anak, maka kita harus peduli dengan anak dan perempuan, perempuan tidak punya sk, tapi lebih berkuasa, dan seorang pemimpin harus tau apa yang harus dipimpin, dan para perempuan harus mengerti bahasa wajah, harus happy, karena itu penting, untuk memberikan lingkungan yang positif dan lingkungan yang bahagia, lingkungan yang selalu bersyukur dan berenergi positif,” lanjut Kang Marhaen.

“Perempuan dan anak itu adalah aset, maka jangan pernak membanding – bandingkan anak, yang nantinya akan punya nilai yang luar biasa, maka progam ini harus digencarkan di Nganjuk,” harapnya.

“Kita punyak program untuk memperdayakan perempuan dan anak, khususnya perempuan harus di kuati, maka perlu sekolah bersama – sama, yang namanya sekolah kehidupan, agar bisa diskusi, searing, dengan semua perempuan di Nganjuk, sehingga punya pengalaman, pengetahuan – pengetahuan, yang paling kepintarannya sama di Kabupaten Nganjuk,” pungkasnya.

Sedangkan Camat Baron Gunawan Wibisono menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di 2 Desa, yaitu Desa Kemaduh dan Desa Mabung, “Konsepnya kemarin mau dilaunching per Desa,” ujarnya.

“Ini adalah dalam rangka untuk memberikan informasi yang lebih luas, yang diikuti seluruh kader di wilayah Kecamatan Baron sejumlah hampir sekitar 600 orang, seluruh organisasi perempuan mulai dari PKK, Dharma wanita, Persit, Bhayangkari, Muslimat, Fatayat dan juga kader – kader Pemerintahan Daerah,” jelasnya.

“Dan harapannya nanti setelah 2 Desa sudah di launching, kedepannya mudah – mudahan seluruh Desa di Kecamatan Baron akan bisa melaksanakan, dan ini untuk mewujudkan dan memfasilitasi warga masyarakat, dan memberikan solusi terhadap permasalahan – permasalahan di Desa Kecamatan Baron terkait perempuan dan anak,” pungkasnya.

(gik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *